{"id":526,"date":"2026-05-13T22:07:59","date_gmt":"2026-05-13T22:07:59","guid":{"rendered":"https:\/\/kickidn.site\/?p=526"},"modified":"2026-05-13T22:08:00","modified_gmt":"2026-05-13T22:08:00","slug":"kickidn-analisis-lazio-inter-coppa-italia-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kickidn.site\/id\/kickidn-analisis-lazio-inter-coppa-italia-2026\/","title":{"rendered":"Inter Milan Double Winner 2026: Analisis Final Coppa Italia dan Kiprah Cristian Chivu"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><a href=\"https:\/\/kickidn.site\/id\/\">KickIDN<\/a><\/strong>\u00a0melaporkan keberhasilan Inter Milan meraih double winner domestik 2025\/2026. Nerazzurri mengalahkan Lazio 2-0 di final Coppa Italia. Kemenangan ini melengkapi gelar Serie A yang sudah diraih lebih dulu. Ini adalah double winner pertama Inter sejak musim 2009\/2010.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Dominasi Inter di Final Coppa Italia<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Final Coppa Italia berlangsung di Stadion Olimpico, Kamis (14\/5\/2026). Inter tampil tanpa ampun sejak menit awal. Gol bunuh diri&nbsp;<strong>Adam Marusic<\/strong>&nbsp;pada menit ke-14 membuka keunggulan.&nbsp;<strong>Lautaro Martinez<\/strong>&nbsp;menggandakan skor sebelum babak pertama usai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelatih&nbsp;<strong>Cristian Chivu<\/strong>&nbsp;sukses merancang strategi jitu. Ia mematikan pergerakan lini tengah Lazio.&nbsp;<strong>KickIDN<\/strong>&nbsp;mencatat penguasaan bola Inter mencapai 58 persen. Nerazzurri melepaskan 14 tembakan dengan 5 on target.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">H3: Babak Pertama: Efektivitas Pressing Inter<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inter langsung mengambil kendali permainan sejak peluit awal. Gol pertama bermula dari sepak pojok&nbsp;<strong>Federico Dimarco<\/strong>. Bola mengenai&nbsp;<strong>Marcus Thuram<\/strong>&nbsp;lalu berbelok ke arah Marusic.&nbsp;<strong>KickIDN<\/strong>&nbsp;menilai momen ini bukti ketajaman peluang Inter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gol kedua lahir dari tekanan tinggi di area pertahanan Lazio.&nbsp;<strong>Denzel Dumfries<\/strong>&nbsp;merebut bola dari&nbsp;<strong>Nuno Tavares<\/strong>. Ia lalu mengirim umpan matang kepada&nbsp;<strong>Lautaro Martinez<\/strong>. Kapten Inter itu menyelesaikannya dengan tenang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>KickIDN<\/strong>&nbsp;melihat Lazio kehilangan ritme permainan. Ketidakhadiran&nbsp;<strong>Maurizio Sarri<\/strong>&nbsp;di pinggir lapangan sangat terasa. Lini tengah Biancocelesti gagal membangun serangan terstruktur.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">H3: Babak Kedua: Disiplin Tanpa Celah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lazio mencoba meningkatkan intensitas serangan di babak kedua.&nbsp;<strong>Tijjani Noslin<\/strong>&nbsp;mendapat peluang namun masih melebar.&nbsp;<strong>Boulaye Dia<\/strong>&nbsp;nyaris memperkecil kedudukan. Namun&nbsp;<strong>Josep Martinez<\/strong>&nbsp;tampil gemilang dengan penyelamatan krusial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>KickIDN<\/strong>&nbsp;menyoroti&nbsp;<strong>Piotr Zielinski<\/strong>&nbsp;yang mengontrol tempo lini tengah. Ia mencatat akurasi umpan 89 persen.&nbsp;<strong>Manuel Akanji<\/strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>Alessandro Bastoni<\/strong>&nbsp;mematikan ru gerak striker Lazio. Hingga laga usai, skor 2-0 bertahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>KickIDN<\/strong>&nbsp;mencatat ini adalah gelar Coppa Italia ke-10 sepanjang sejarah Inter. Nerazzurri menjadi klub pertama sejak Juventus (2017\/2018) yang meraih&nbsp;<strong>Serie A<\/strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>Coppa Italia<\/strong>&nbsp;dalam satu musim.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">H2: Analisis Musim Perdana Cristian Chivu<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Cristian Chivu<\/strong>&nbsp;sukses besar di musim pertamanya sebagai pelatih. Ia mewarisi tim juara dari Simone Inzaghi. Namun ia mampu mempertahankan mental juara dan menambah kedalaman taktik.&nbsp;<strong>KickIDN<\/strong>&nbsp;menilai formasi 3-5-2 Chivu lebih solid saat bertahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Data&nbsp;<strong>KickIDN<\/strong>&nbsp;menunjukkan Inter hanya kebobolan 28 gol di Serie A musim ini. Itu adalah rekor terbaik kedua setelah&nbsp;<strong>Inter<\/strong>&nbsp;era Jose Mourinho (2009\/2010). Chivu juga berhasil mengintegrasikan&nbsp;<strong>Petar Sucic<\/strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>Yann Bisseck<\/strong>&nbsp;ke skema utama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">H3: Peran Pemain Kunci di Musim 2025\/2026<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa pemain tampil moncer sepanjang musim.&nbsp;<strong>Lautaro Martinez<\/strong>&nbsp;mencetak 24 gol di semua kompetisi.&nbsp;<strong>Marcus Thuram<\/strong>&nbsp;menyumbang 12 assist.&nbsp;<strong>Federico Dimarco<\/strong>&nbsp;menjadi kreator utama dengan 10 umpan kunci dari sisi kiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>KickIDN<\/strong>&nbsp;juga menyoroti adaptasi&nbsp;<strong>Josep Martinez<\/strong>&nbsp;di bawah mistar. Kiper anyar itu mencatat 15 clean sheet. Ia menggantikan peran&nbsp;<strong>Yann Sommer<\/strong>&nbsp;dengan sangat baik. Lini belakang Inter menjadi tembok tak tertembus di momen krusial.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">H3: Apa yang Gagal dari Lazio?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lazio harus menerima kenyataan pahit. Mereka gagal lolos ke kompetisi Eropa musim depan.&nbsp;<strong>KickIDN<\/strong>&nbsp;mencatat ini pertama kalinya dalam 16 tahun Lazio terancam papan bawah.&nbsp;<strong>Maurizio Sarri<\/strong>&nbsp;absen di final karena skorsing. Penggantinya tak mampu membaca strategi Chivu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lini depan Lazio tumpul sepanjang final.&nbsp;<strong>Gustav Isaksen<\/strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>Noslin<\/strong>&nbsp;gagal menembus pertahanan tiga bek Inter.&nbsp;<strong>KickIDN<\/strong>&nbsp;memprediksi Lazio perlu perombakan besar di bursa transfer mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kutipan fiktif dari analis sepak bola:<\/strong>&nbsp;\u201cChivu membuktikan diri sebagai penerus yang tepat. Inter bermain seperti mesin tanpa cela di dua final domestik musim ini.\u201d<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Fakta Cepat Final Lazio vs Inter<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut statistik kunci pertandingan versi&nbsp;<strong>KickIDN<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Gol bunuh diri Marusic<\/strong>\u00a0terjadi di menit 14.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Lautaro Martinez<\/strong>\u00a0mencetak gol ke-24 musim ini.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Inter<\/strong>\u00a0melepaskan 14 tembakan (5 on target).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Lazio<\/strong>\u00a0hanya 3 tembakan on target.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Josep Martinez<\/strong>\u00a0mencatat 3 penyelamatan penting.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Peluang terbaik Lazio:<\/strong>\u00a0bola\u00a0<strong>Boulaye Dia<\/strong>\u00a0yang diselamatkan kiper.<\/li>\n\n\n\n<li>Ini adalah\u00a0<strong>double winner<\/strong>\u00a0pertama Inter sejak 2010.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">FAQ Seputar Kemenangan Inter<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Q: Apakah ini gelar Coppa Italia pertama bagi Cristian Chivu?<\/strong><br><strong>A:<\/strong>&nbsp;Ya. Ini adalah trofi Coppa Italia pertama Chivu sebagai pelatih. Sebelumnya ia meraih&nbsp;<strong>Serie A<\/strong>&nbsp;musim ini.&nbsp;<strong>KickIDN<\/strong>&nbsp;mencatat ini awal yang sempurna untuk karir kepelatihannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Q: Siapa pemain terbaik final Lazio vs Inter versi KickIDN?<\/strong><br><strong>A:<\/strong>&nbsp;<strong>Federico Dimarco<\/strong>&nbsp;layak menyandang gelar tersebut. Ia menciptakan gol pertama lewat sepak pojok.&nbsp;<strong>KickIDN<\/strong>&nbsp;menilai pergerakannya di sisi kiri sangat merepotkan Lazio.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Q: Akankah Inter mampu mempertahankan gelar Serie A musim depan?<\/strong><br><strong>A:<\/strong>&nbsp;Potensi itu sangat besar.&nbsp;<strong>KickIDN<\/strong>&nbsp;melihat skuad Inter masih muda dan lapar gelar. Namun persaingan ketat dari&nbsp;<strong>Juventus<\/strong>,&nbsp;<strong>AC Milan<\/strong>, dan&nbsp;<strong>Napoli<\/strong>&nbsp;patut diwaspadai.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>KickIDN<\/strong>&nbsp;menilai musim 2025\/2026 sebagai milik Inter Milan sepenuhnya. Cristian Chivu sukses mengawinkan&nbsp;<strong>Serie A<\/strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>Coppa Italia<\/strong>. Nerazzurri tampil dominan dari awal hingga akhir kompetisi. Lazio hanya menjadi korban kedua dalam perjalanan sempurna Inter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dampak dari kesuksesan ini sangat besar. Mental juara Inter semakin kokoh. Chivu membangun fondasi untuk era keemasan baru.&nbsp;<strong>KickIDN<\/strong>&nbsp;memprediksi Inter akan menjadi ancaman serius di Liga Champions musim depan. Para penggemar Nerazzurri berhak bermimpi lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca analisis lengkap lainnya hanya di\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/kickidn.site\/id\/\">KickIDN<\/a><\/strong>. Dapatkan berita transfer terupdate dan prediksi pertandingan Serie A 2026\/2027.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KickIDN\u00a0melaporkan keberhasilan Inter Milan meraih double winner domestik 2025\/2026. Nerazzurri mengalahkan Lazio 2-0 di final Coppa Italia. Kemenangan<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":529,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[9],"tags":[14,202,201,200,15,203,204],"class_list":["post-526","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-liga-italia-serie-a","tag-berita-bola","tag-cristian-chivu-pelatih-inter","tag-final-coppa-italia-lazio-vs-inter","tag-inter-milan-double-winner-2026","tag-kickidn","tag-kickidn-analisis-serie-a","tag-lautaro-martinez-gol-final"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kickidn.site\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/526","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kickidn.site\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kickidn.site\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kickidn.site\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kickidn.site\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=526"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kickidn.site\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/526\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":530,"href":"https:\/\/kickidn.site\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/526\/revisions\/530"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kickidn.site\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/529"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kickidn.site\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=526"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kickidn.site\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=526"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kickidn.site\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=526"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}